(Elaborasi lebih detail dari wawancara Metro TV 18 Maret 2016 yang videonya dapat dilihat di sini)

 

Kenapa Memulai Zywie Laboratorium? Bagaimana Ceritanya?

 

Jadi ceritanya berawal ketika saya sedang belajar mengenai the science of gastronomy. Ketika itu saya mencoba untuk mencari informasi gizi dalam bahasa Indonesia untuk diberikan ke orang tua saya. Sayangnya, kebanyakan dari informasi-informasi yang saya temukan di dunia maya tersebut tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Kalaupun bisa dipertanggungjawabkan, biasanya adalah penelitian untuk sebuah jurnal atau artikel yang susah dicerna oleh orang awam.

 

Salah satu contoh artikel yang tidak dapat dipertanggungjawabkan adalah, artikel mengenai “buah X dapat menyembuhkan gagal ginjal”. Ketika saya baca artikel tersebut, muncul berbagai macam pertanyaan sebagai berikut.

 

  • Tidak dijelaskan zat apa dan bagaimana zat tersebut yang berada di dalam buah tersebut yang dapat menyembuhkan gagal ginjal.
  • Tidak jelas referensi informasi tersebut. Tidak disebutkan berdasarkan buku apa atau penelitian siapa yang bisa memvalidasi informasi tersebut
  • Tidak jelas siapa yang menulis. Apakah yang menulis mempunyai kualifikasi di bidang tersebut.

 

Karakteristik artikel yang saya sebutkan di atas juga saya temukan di berbagai artikel mengenai gizi dan kesehatan di dunia maya. Ditambah lagi karakteristik-karakteristik tersebut juga saya dapati dari artikel-artikel yang ada di media massa pada umumnya.

 

Saya berpikir kenapa hampir tidak ada artikel yang dapat dipertanggungjawabkan dan mudah dicerna? Bukankah kalau kita ingin membeli sesuatu untuk kita pakai, kita banyak melakukan survey, mencari pendapat ke teman-teman, mencoba dulu sebelum membeli dan lain-lain. Dan informasi tersebut gampang dicari. Tetapi mengapa informasi mengenai sesuatu yang kita makan tidak banyak yang dapat dipertanggungjawabkan?

 

Ternyata beberapa teman-teman saya juga mengeluhkan hal yang sama. Ini termasuk teman yang berprofesi sebagai dokter. Dia sempat bercerita bahwa pasien yang datang kadang penyakitnya sudah parah karena membaca artikel tidak jelas di internet.

 

Dari sini, saya melihat perlunya media yang dapat memberikan informasi kesehatan dan referensi gizi yang dapat dipercaya. Kemudian saya berpikir, kalau saya membutuhkan sesuatu, opsinya ada dua. Yang pertama menunggu orang lain untuk membangun yang saya butuhkan atau memulai hal tersebut sendiri. Saya memilih untuk melakukan opsi yang kedua.

 

5 Karakteristik Artikel Zywielab.com

 

Berdasarkan situasi yang saya ceritakan sebelumnya, saya ingin membuat sebuah media dimana kita dapat mencari informasi kesehatan dan referensi pengetahuan gizi yang dapat dipercaya. Supaya dapat dipercaya dan dicerna oleh masyarakat umum, saya menentukan semua informasi di dalam media tersebut memiliki 5 karakteristik sebagai berikut 

 

  • Jelas referensinya. Dengan ini pembaca bisa menelusuri asal-muasal informasinya. 
  • Informatif. Salah satu caranya adalah dengan menjelaskan bagaimana process suatu zat yang terkandung di dalam bahan makanan dapat menyehatkan kita
  • Dibuat oleh orang yang memang mempunyai latar belakang pendidikan yang cocok dengan pembahasan artikel tersebut.
  • Mudah dicerna. Informasi tersebut menggunakan bahasa yang mudah dimengerti oleh orang awam. Semua jargon kesehatan akan ada penjelasannya di artikel yang lainnya.
  • Singkat dan padat informasi. Target panjang informasinya adalah 300 kata. Dengan ini, informasinya dapat dibaca ketika kita mempunyai waktu luang 2-3 menit.

 

Website sebagai Media Perintis

 

Pilihan media yang saya pilih sebagai media perintis adalah website. Website merupakan hal yang paling mudah dilakukan dengan kondisi saya yang sedang berdomisili saya yang di luar Indonesia. Kemudian dengan website, informasinya dapat mudah di akses dari mana saja. Sehingga dapat digunakan saat, misalnya, menunggu bus datang.

 

4 Kategori Informasi yang terdapat di Zywie Laboratorium

 

Informasi yang terdapat di  zywielab.com pada dasarnya bisa dikategorikan secara garis besar menjadi empat kategori.

 

 

Tentu saja kami membuka masukan dari masyarakat. Jika ada topik seputar gizi dan kesehatan yang belum ada, masyarakat bisa bertanya langsung melalui website kami di bagian tanya kami di sini. Kemudian kedepannya, kami akan membuatkan artikel mengenai topik tersebut.

 

Yang terlibat dalam penyedia informasi di Zywie Laboratorium

 

Alhamdulillah, sekarang di zywielab.com sudah dibantu oleh teman-teman yang berada di berbagai negara. Ada yang sudah bekerja di industri, ada yang sebagai pengajar di universitas dan peneliti, ada yang mempunyai restaurant sendiri, ada juga yang sedang menempuh S2 dan S3 dibidang makanan, gizi dan kedokteran. Sekedar informasi, Ketua Ikatan Sarjana Gizi Indonesia (ISaGI) untuk tingkat nasional dan wilayah jakarta tahun 2016 juga ada juga ada di tim kontributor kami. Untuk mengenail para kontributor kami, bisa dilihat di halaman siapa kami di sini.

 

Rencana Zywie Laboratorium ke depannya

 

Zywie Laboratorium berkomitmen untuk memberikan manfaat terhadap masyarakat dengan hal-hal berikut:

 

  • Memberikan Informasi kesehatan dan gizi yang terpercaya
  • Memudahkan seseorang untuk mengetahui dan memonitor kebutuhan gizi dirinya sendiri
  • Memudahkan seseorang untuk mencari dan memilah sumber gizi yang diperlukan dirinya
  • Memudahkan seseorang untuk mengolah dan berkreasi dengan sumber gizi yang diperlukan oleh dirinya sendiri
  • Memudahkan seseorang untuk mengkonsumsi dan menyerap sumber gizi yang diperlukan

 

Kedepannya, Team Zywie Laboratorium akan berusaha untuk mewujudkan komitmen tersebut dengan berbagai cara. 

 

Harapan dengan adanya Zywie Laboratorium

 

Saya harapkan dengan website Zywielab.com, kami bisa memberikan informasi yang bersifat edukatif terhadap masyarakat. Karena kami yakin mencegah lebih baik daripada mengobati. Dan dengan masyarakat yang lebih sehat, Indonesia mempunyai potensi untuk menjadi lebih produktif. Kita kan tidak ingin bonus demografi yang Indonesia dapatkan 10-15 tahun mendatang terdiri dari orang-orang terkena penyakit yang sebenarnya bisa dicegah melalui pengaturan pola makan. 

 

Catatan: Kita juga ingin menunjukan bahwa nasionalisme dan kontribusi terhadap Indonesia juga bisa dilakukan dari luar Indonesia.

 

Arradi Nur Rizal
Founder Zywie Laboratorium
20 Maret 2016, Lund - Swedia

rizal@zywielab.com