Come on Lemon!

Salah satu buah yang terkenal dan umum secara global dengan nama Latin Citrus limon ini setiap tahunnya diproduksi sekitar 102 juta ton di seluruh dunia [1]. Berada dalam keluarga Citrus dengan saudara seperti jeruk dan mandarin, buah ini menjadi favorit karena aroma dan rasanya yang khas. Di balik keasamannya itu, ternyata buah ini punya banyak manfaat untuk tubuh kita juga.

 

Buah lemon mengandung berbagai bahan alami yang fungsional seperti flavonoid serta zat gizi seperti vitamin (vitamin C, vitamin A dan kelompok vitamin B), beragam mineral (kalium, kalsium, magnesium, dan fosfor) hingga serat (polisakarida non-pati) [1]. Asam sitrat sejumlah hampir 8% berat kering dari buah lemon ini menjadi ciri khas rasanya [9]. Aromanya yang khas berasal dari minyak esensial citral dan linalool [10]. Kayanya kandungan flavonoid di dalam lemon ini menjadikannya memiliki peran dalam menjaga kesehatan, khususnya dalam peran sebagai antioksidan dan mencegah penyakit seperti diabetes, obesitas, penyakit jantung, hingga kanker. [2-8]

 

Telah banyak kita jumpai minuman olahan dari buah lemon ini misalnya dalam bentuk jus, selai hingga agar-agar. Bahkan bahan sampingan dari produksi minuman berbahan dasar buah lemon ini, seperti kulit dan bijinya, masih pula mengandung beragam zat aktif yang selanjutnya bisa menjadi bahan tambahan untuk produk lain [11]. Buah lemon serta produk olahannya bisa kita simpan sampai beberapa bulan tanpa kehilangan zat gizinya (terutama vitamin C dengan manfaat antioksidannya) dengan menyimpannya di suhu 0-5oC serta ruangan yang lembab [12].

 

Ayo terus cari tahu tentang apa yang kita makan dan minum supaya kita semakin termotivasi untuk hidup sehat dan mensyukuri kesehatan ini!

Disclaimer: Artikel yang terkandung dalam situs ini disajikan untuk digunakan sebagai informasi tambahan. Artikel di dalam situs zywielab.com ini tidak dimaksudkan untuk menggantikan perawatan medis profesional atau rekomendasi terhadap suatu individu dari ahli gizi profesional. Artikel yang ada di dalam situs ini tidak dapat digunakan sebagai dasar untuk diagnosis atau pilihan pengobatan. Semua pengobatan yang anda lakukan harus berdasarkan rekomendasi dari dokter dengan pemeriksaan secara langsung. Semua risiko atas penggunaan informasi di website ini sepenuhnya ada pada pembaca. Gambar-gambar dan ilustrasi yang dimuat di dalam website ini adalah gambar public domain kecuali jika diberikan referensi secara spesifik. Atribusi ditambahkan jika disyaratkan. Jika Anda menemukan sesuatu yang harus diperbaiki dalam artikel ini, silakan hubungi kontak@zywielab.com

 

Lisensi: Lisensi artikel ini adalah Creative Commons Atribusi-NonKomersial-TanpaTurunan (BY-NC-ND): Pencipta diberi kredit dan hanya karya verbatim saja untuk tujuan nonkomersial saja. Untuk lisensi komersial dan edukasi silahkan menghubungi kami di lisensi@zywielab.com

Referensi

  1. Natural bioactive compounds of Citrus limon for food and health

  2. Update on uses and properties of citrus flavonoids: new findings in anticancer, cardiovascular, and anti-inflammatory activity

  3. Lipid-Lowering Effect of Eriocitrin, the Main Flavonoid in Lemon Fruit, in Rats on a High-Fat and High-Cholesterol Diet

  4. Variation in the content of bioactive flavonoids in different brands of orange and grapefruit juices

  5. Comparison of different isolation methods of essential oil from Citrus fruits: cold pressing, hydrodistillation and microwave ‘dry’ distillation

  6. Evaluation of the Nutritive Potential of the Peels of Some Citrus Fruit Varieties as Feedingstuffs in Livestock Production

Tentang Penulis dan Penyunting

rifqi's picture
Rifqi Ahmad Riyanto S.Si., M.Sc.
ITB - Mikrobiologi, KNRTU - Food Technology
Kazan National Research Technological University, Rusia menjadi tempat menempuh pendidikan magister bagi Rifqi saat ini dalam bidang Teknologi Pangan. Selain aktif dalam bidang sains, saat ini juga aktif sebagai relawan untuk salah satu lembaga non-profit yang bergerak di bidang sosial.
rizal's picture
Dipl-Ing Arradi Nur Rizal M.Sc.
Founder, Reviewer, The Science of Gastronomy
Rizal, sebagai pencetus Zywie laboratorium, walaupun memiliki latar belakang di bidang teknik dan bisnis, mempunyai perhatian lebih terhadap pendidikan kesehatan dan gizi di masyarakat. Perhatian ini muncul ketika Rizal sedang mempelajari "The Science of Gastronomy". Sekarang Rizal sedang bekerja di Lund University, Swedia.