Natrium (Sodium)

Sodium atau natrium (Na) sangat diperlukan oleh tubuh kita untuk mengatur tekanan darah, transmisi rangsangan dalm sistem saraf, dan mengatur cairan tubuh baik di dalam maupun di luar sel [1]. Sangat jarang terjadi kekurangan sodium karena sodium bisa kita dapatkan dari konsumsi makanan kita sehari-hari, baik terkandung secara alami dalam makanan, seperti sayuran, daging, ikan, dan telur, maupun sebagai tambahan dalam bentuk garam. Semakin banyak pemrosesan yang dilakukan terhadap suatu bahan makanan, maka kandungan sodiumnya akan semakin tinggi [1,2]. Sebagai contoh, ayam panggang biasa mengandung 64 mg sodium, sedangkan 6 potong chicken nugget bisa mengandung hingga 542 mg sodium [1].

 

Setiap hari, rata-rata orang dewasa disarankan mengonsumsi 1500 mg sodium atau setara dengan 3/4 sendok teh garam. Adapun jumlah sodium maksimal untuk dikonsumsi per hari adalah 2300 mg [1]. Segala sesuatu yang berlebihan itu tidak baik, begitu pula dengan konsumsi sodium. Apabila dikonsumsi terlalu banyak, sodium dapat menyebabkan tekanan darah tinggi yang dapat memicu penyakit jantung dan stroke (2). Selain itu, resiko osteoporosis pun dapat meningkat karena diketahui kadar sodium yang tinggi di dalam tubuh dapat meningkatkan ekskresi kalsium [3].

 

Namun, ada kalanya kita berisiko kekurangan sodium dalam tubuh, terutama bagi orang-orang yang melakukan aktivitas fisik yang sangat tinggi sehingga mengeluarkan keringat berlebih, seperti pelari maraton. Diare dan muntah juga dapat memicu kekurangan rendahnya kadar sodium dalam tubuh [3]. Efek negatif dari kekurangan sodium adalah sakit kepala, kram otot, dan kehilangan nafsu makan [1].

Tentang Penulis dan Penyunting

Arienta Rahmania P. S. S.Si., M.Sc. (c)
ITB - Mikrobiologi, Wageningen University - Food Safety
Arien merupakan alumni dari Institut Teknologi Bandung jurusan Mikrobiologi angkatan 2009. Saat ini, ia sedang menjalani tahun keduanya sebagai mahasiswa magister, program studi Food Safety di Wageningen University, Belanda. Food microbiology dan food fermentation adalah bidang yang sudah menarik perhatiannya sejak bangku S1.
Dipl-Ing Arradi Nur Rizal M.Sc.
Founder, Reviewer, The Science of Gastronomy
Rizal, sebagai pencetus Zywie laboratorium, walaupun memiliki latar belakang di bidang teknik dan bisnis, mempunyai perhatian lebih terhadap pendidikan kesehatan dan gizi di masyarakat. Perhatian ini muncul ketika Rizal sedang mempelajari "The Science of Gastronomy". Sekarang Rizal sedang bekerja di Lund University, Swedia.