Kolagen dan Kecantikan

Kolagen dan Kecantikan
Takeaway
[CC BY-SA 4.0 (http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0)], via Wikimedia Commons

Kolagen sering dihubungkan dengan kecantikan, tapi tahukah kamu kenapa? Yuk, berkenalan terlebih dahulu dengan kolagen. Kolagen adalah zat yang tersusun atas protein tidak larut air yang memiliki bentuk serat dan dia merupakan protein utama pembentuk jaringan hewani. Dalam tubuh manusia, kolagen menjadi komponen penyusun terbanyak di berbagai jaringan antara lain otot, tendon, matriks ekstraselular semua sel, kulit, tulang, dan tulang lunak. Seperti protein lainnya, kolagen tentunya terdiri atas susunan asam amino. Terdapat sebuah pola susunan asam amino yang ditemukan pada  kolagen, yaitu Gliserin-Prolin-X ; X bisa jadi dari asam amino apa saja [1].

 

Ada setidaknya 16 tipe kolagen yang dibedakan berdasarkan bentuknya tetapi 80-90% kolagen dalam tubuh terdiri dari kolagen tipe I, II, atau III. Perbedaan bentuk pada setiap tipe kolagen mempengaruhi struktur yang terbentuk, contohnya tipe I akan membentuk serat panjang seperti tambang [1].

 

Lalu, apa hubungannya dengan kecantikan? Seperti jaringan lain dalam tubuh kita, kulit terdiri dari kumpulan sel yang saling bekerja sama. Sel-sel tersebut mensekresikan molekul-molekul yang berperan mendukung susunan struktural dan reaksi biokimia dalam jaringan tersebut. Kumpulan molekul ini di sebut matriks ekstraselular. Kulit kita terdiri dari 80% massa kering matriks ekstraselular[2], dan kolagen adalah salah satu kompenen utamanya. Kolagen ini berperan memberikan kulit sifat elastis dan kuat karena serat kolagen sangat kuat. Satu gram kolagen saja dapat lebih kuat daripada satu gram baja [1]. Kerusakan kolagen telah di temukan berhubungan dengan tanda-tanda penuaan kulit seperti kerutan [3]. Kolagen juga ditemukan dapat meningkatkan elastisitas kulit jika dikonsumsi secara teratur dan mencegah penuaan kulit [4] dan pembentukan tulang yang sehat [5]. 

 

Contoh makanan yang banyak mengandung kolagen adalah ceker ayam [6]. Kalau kamu tidak suka makan ceker ayam, tenang saja! Kamu memiliki pilihan untuk mengkonsumsi dalam bentuk pil suplemen. Tapi ingat, kulit kita sudah memiliki komponen kolagen yang diproduksi sendiri oleh tubuh. Untuk memastikan tubuh bisa menghasilkan kolagen tersebut, bisa dibantu oleh suplemen, atau bisa juga dengan menjaga asupan protein supaya tersedia asam amino sebagai bahan baku pembentuk kolagen.

 

Disclaimer: Artikel yang terkandung dalam situs ini disajikan untuk digunakan sebagai informasi tambahan. Artikel di dalam situs zywielab.com ini tidak dimaksudkan untuk menggantikan perawatan medis profesional atau rekomendasi terhadap suatu individu dari ahli gizi profesional. Artikel yang ada di dalam situs ini tidak dapat digunakan sebagai dasar untuk diagnosis atau pilihan pengobatan. Semua pengobatan yang anda lakukan harus berdasarkan rekomendasi dari dokter dengan pemeriksaan secara langsung. Semua risiko atas penggunaan informasi di website ini sepenuhnya ada pada pembaca. Gambar-gambar dan ilustrasi yang dimuat di dalam website ini adalah gambar public domain kecuali jika diberikan referensi secara spesifik. Atribusi ditambahkan jika disyaratkan. Jika Anda menemukan sesuatu yang harus diperbaiki dalam artikel ini, silakan hubungi kontak@zywielab.com

 

Lisensi: Lisensi artikel ini adalah Creative Commons Atribusi-NonKomersial-TanpaTurunan (BY-NC-ND): Pencipta diberi kredit dan hanya karya verbatim saja untuk tujuan nonkomersial saja. Untuk lisensi komersial dan edukasi silahkan menghubungi kami di lisensi@zywielab.com

Referensi

  1. Hydrolyzed collagen improves bone status and prevents bone loss in ovariectomized C3H/HeN mice

    Guillerminet F, Fabien-Soulé V, Even PC, Tomé D, Benhamou C-L, Roux C, et al.. Hydrolyzed collagen improves bone status and prevents bone loss in ovariectomized C3H/HeN mice. Osteoporosis international: a journal established as result of cooperation between the European Foundation for Osteoporosis and the National Osteoporosis Foundation of the USAOsteoporosis international: a journal established as result of cooperation betwe. 2012;23(7):1909-1919.
  2. Optimum Condition of Extracting Collagen from Chicken Feet and its Characteristics

    Liu DC, Lin YK, Chen MT. Optimum Condition of Extracting Collagen from Chicken Feet and its Characteristics. Asian-Australasian Journal of Animal SciencesAsian-Australasian Journal of Animal Sciences [Internet]. 2001 [cited 2015-12-21 19:16:32];14(11):1638-1644. http://ajas.info/journal/view.php?doi=10.5713/ajas.2001.1638

Tentang Penulis dan Penyunting

Dipl-Ing A. Chrisant R. S.T., M.Sc.
SGU - Food Technology, AgroParisTech, Dublin Institute of Technology, Lund University - Food Innovation and Product Design
Chrisant sekarang sedang memperkaya ilmunya dalam Erasmus Mundus Master Course of Food Innovation and Product Design (FIPDes). Seorang dengan ketertarikan terhadap dunia internasional, Chrisant memanfaatkan setiap kesempatan untuk traveling untuk melihat bagaimana beragam cara orang menjalani hidup. Seringkali juga, traveling membantu Chrisant menemukan kesukaannya yang lain, yaitu makanan.
Dipl-Ing Arradi Nur Rizal M.Sc.
Founder, Reviewer, The Science of Gastronomy
Rizal, sebagai pencetus Zywie laboratorium, walaupun memiliki latar belakang di bidang teknik dan bisnis, mempunyai perhatian lebih terhadap pendidikan kesehatan dan gizi di masyarakat. Perhatian ini muncul ketika Rizal sedang mempelajari "The Science of Gastronomy". Sekarang Rizal sedang bekerja di Lund University, Swedia.