Manfaat Asam Folat Untuk Ibu Hamil

Bagi kamu para calon pengantin wanita tentu sudah tidak asing dengan asam folat. Asam folat ini sebenarnya merupakan salah satu golongan vitamin B, yaitu vitamin B9. Manfaat Asam folat untuk ibu hamil, sering disebut-sebut dalam iklan suatu produk minuman yang dikhususkan untuk wanita usia subur yang akan merencanakan kehamilan. Benar saja, asam folat memang memiliki peranan yang sangat penting bagi wanita hamil. Mengapa demikian? Apabila terjadi kekurangan asupan asam folat (misal ibu hamil yang mengalami defisiensi folat) pada masa pertumbuhan embrio, maka dapat terjadi kegagalan penutupan neural tube, dan bayi lahir dengan kelainan seperti spina bifida atau gangguan neural tube defects (NTD) yang lain [1].

 

Perencanaan Kehamilan dengan Gizi yang Baik

 

Salah satu cara terbaik untuk mencapai kehamilan yang sehat adalah merencanakan kehamilan dengan gizi yang baik. Waktu kritis gizi kehamilan adalah pada periode perikonsepsi, yaitu dua bulan sebelum dan 2-3 bulan setelah terjadi konsepsi. Konsepsi adalah proses bertemunya sperma dengan sel telur sampai terjadi pembuahan [1]. Perkembangan janin terjadi sangat cepat setelah konsepsi dan sebagian besar organ terbentuk pada 8-10 minggu pertama kehamilan, sebelum banyak wanita menyadari bahwa mereka hamil [2]. Oleh karena itu, sebaiknya persiapan gizi yang baik harus sudah dimulai sejak seorang wanita merencanakan kehamilan, bukan setelah menyadari akan kehamilannya. Salah satu zat gizi yang perlu dipersiapkan dengan baik saat merencanakan kehamilan adalah asam folat.

 

Sumber Asam Folat

 

Asam folat banyak ditemukan di berbagai makanan sehari-hari kita dalam bentuk folat, misalnya daging, buah, sayuran, terutama asparagus, berbagai kacang yang dikeringkan, hati, jamur, daging sapi, kentang, jus jeruk, dan whole grain cereal product [3,4]. Namun, karena sifatnya yang sangat tidak stabil, kandungan sebenarnya dari satu bahan makanan sangat sulit diukur. Mengapa demikian? Folat tidak tahan terhadap cahaya ultra violet, keadaan asam, oksigen, dan panas. Selain itu, transport folat dalam usus menggunakan pembawa yang prosesnya tergantung pada keasaman (pH) [3]. Oleh karena itu, tambahan kebutuhan masa hamil dapat diperoleh dengan suplemen asam folat yang sifatnya lebih stabil dan memiliki efisiensi penyerapan yang tinggi.

 

Kebutuhan Dosis Asam Folat pada Masa Kehamilan

 

Mengingat pentingnya manfaat asam folat bagi tubuh kita, terutama pada wanita yang akan merencanakan kehamilan dan ibu hamil, kita perlu tahu berapa Angka Kecukupan Gizi Harian Asam Folat. Rekomendasi dosis asam folat untuk ibu hamil adalah 400 µg/hari . Semua wanita yang berencana hamil juga direkomendasikan untuk mengonsumsi asam folat 400 µg/hari dari suplemen. NTD berlangsung antara hari ke-21 dan ke-27 setelah konsepsi, yakni waktu ketika banyak wanita tidak menyadari bahwa mereka hamil. Oleh karena itu, semua wanita diasumsikan akan meneruskan mengonsumsi asam folat 400 µg/hari hingga dipastikan bahwa mereka sedang hamil dan mulai memasuki asuhan prenatal, yang biasanya terjadi setelah akhir periode perikonsepsi –waktu kritis untuk pembentukan tubulus saraf [5]. 

 

Apa sih akibat kekurangan asam folat/folat?

Anemia, dermatitis, dan gangguan pertumbuhan merupakan tanda defisiensi asam folat/folat. Pada masa pertumbuhan embrionik saat kehamilan, bila terjadi kekurangan asam folat (misal ibu hamil defisiensi folat) akan terjadi terjadi kegagalan penutupan neural tube, dan bayi lahir dengan kelainan seperti spina bifida atau gangguan neural tube defects yang lain. 

Nah, oleh karena itu, bagi para wanita yang sedang merencanakan kehamilan, ada baiknya mulai mengonsumsi makanan sumber folat atau suplemen asam folat.

Disclaimer: Artikel yang terkandung dalam situs ini disajikan untuk digunakan sebagai informasi tambahan. Artikel di dalam situs zywielab.com ini tidak dimaksudkan untuk menggantikan perawatan medis profesional atau rekomendasi terhadap suatu individu dari ahli gizi profesional. Artikel yang ada di dalam situs ini tidak dapat digunakan sebagai dasar untuk diagnosis atau pilihan pengobatan. Semua pengobatan yang anda lakukan harus berdasarkan rekomendasi dari dokter dengan pemeriksaan secara langsung. Semua risiko atas penggunaan informasi di website ini sepenuhnya ada pada pembaca. Gambar-gambar dan ilustrasi yang dimuat di dalam website ini adalah gambar public domain kecuali jika diberikan referensi secara spesifik. Atribusi ditambahkan jika disyaratkan. Jika Anda menemukan sesuatu yang harus diperbaiki dalam artikel ini, silakan hubungi kontak@zywielab.com

 

Lisensi: Lisensi artikel ini adalah Creative Commons Atribusi-NonKomersial-TanpaTurunan (BY-NC-ND): Pencipta diberi kredit dan hanya karya verbatim saja untuk tujuan nonkomersial saja. Untuk lisensi komersial dan edukasi silahkan menghubungi kami di lisensi@zywielab.com

Referensi

Tentang Penulis dan Penyunting

A. F. Asna S.Gz., M.P.H.
UGM, Gizi, Ilmu Kesehatan Masyarakat
Asna merupakan lulusan S1 Gizi dari Universitas Gadjah Mada dan melanjutkan pendidikan S2 Gizi Masyarakat ditempat yang sama. Asna saat ini bekerja menjadi seorang tenaga pendidik di salah satu Perguruan Tinggi swasta di Bekasi, Jawa Barat.
Dipl-Ing Arradi Nur Rizal M.Sc.
Founder, Reviewer, The Science of Gastronomy
Rizal, sebagai pencetus Zywie laboratorium, walaupun memiliki latar belakang di bidang teknik dan bisnis, mempunyai perhatian lebih terhadap pendidikan kesehatan dan gizi di masyarakat. Perhatian ini muncul ketika Rizal sedang mempelajari "The Science of Gastronomy". Sekarang Rizal sedang bekerja di Lund University, Swedia.