Mengenal Gejala Maag (Dispepsia)

Apakah  kamu sering merasa nyeri di area perut bagian atas, kadang kembung, cepat kenyang, mual, atau bersendawa tiba-tiba? Bisa jadi kamu terkena maag. Apa sebenarnya maag itu? Yuk, kita pelajari tentang maag.

 

Maag sebenarnya adalah istilah untuk orang awam yang berarti gejala-gejala yang timbul akibat iritasi lambung. Dalam dunia kesehatan sendiri, kumpulan gejala maag tersebut disebut dengan dispepsia [1]. Maag (dispepsia) dibagi menjadi dua jenis, yaitu dispepsia fungsional dan dispepsia organik.

a.    Dispepsia Fungsional

Dispepsia fungsional artinya gejala maag timbul tanpa disertai kelainan apapun setelah dilakukan berbagai pemeriksaan atau dapat dikatakan normal [1,2]. Kabar baiknya sebagian besar orang yang mengalami gejala maag ternyata termasuk dalam kategori dispepsia fungsional. Data menunjukkan bahwa kondisi ini dialami oleh 43-79,5% orang di wilayah Asia [1].

b.    Dispepsia Organik

Berkebalikan dengan dispepsia fungsional, dispepsia organik terjadi karena ada kelainan pada organ pencernaan kamu. Bentuk kelainannya bervariasi, dari peradangan lambung minimal, peradangan lambung yang berat, luka pada lapisan lambung, hingga kanker [1,2].

 

Jadi, Bahayakah Gejala Maag?

Jawabannya, gejala maag bisa tidak berbahaya sama sekali, tetapi bisa juga berbahaya. Gejala maag yang tergolong dalam kategori dispepsia fungsional bukan merupakan keadaan yang berbahaya. Hal ini dikarenakan sebagian besar penyebabnya dipengaruhi oleh pola makan yang tidak teratur dan juga pengaruh stress.

 

Bagaimana dengan dispepsia organik? Evaluasi lebih lanjut dibutuhkan untuk menilai kondisi dispepsia organik [1,2]. Namun, ada beberapa tanda bahaya yang perlu diwaspadai pada orang dengan gejala-gejala maag tertentu, misalnya adanya perdarahan, anemia, penurunan berat badan >10% tanpa sebab yang jelas, gangguan menelan, muntah terus menerus, atau terasa ada massa/benjolan di perut. Kamu juga perlu waspada jika mengalami gejala maag pertama kali di usia>55 tahun atau jika kamu memiliki riwayat keganasan (kanker) pada keluarga [1,2].

 

Nah, apa yang bisa kamu lakukan? Kamu bisa mempelajari lebih dalam pada artikel mengenai pengaruh makanan terhadap gejala maag dan bagaimana memilih makanan yang tepat untuk gejala maag.

Disclaimer: Artikel yang terkandung dalam situs ini disajikan untuk digunakan sebagai informasi tambahan. Artikel di dalam situs zywielab.com ini tidak dimaksudkan untuk menggantikan perawatan medis profesional atau rekomendasi terhadap suatu individu dari ahli gizi profesional. Artikel yang ada di dalam situs ini tidak dapat digunakan sebagai dasar untuk diagnosis atau pilihan pengobatan. Semua pengobatan yang anda lakukan harus berdasarkan rekomendasi dari dokter dengan pemeriksaan secara langsung. Semua risiko atas penggunaan informasi di website ini sepenuhnya ada pada pembaca. Gambar-gambar dan ilustrasi yang dimuat di dalam website ini adalah gambar public domain kecuali jika diberikan referensi secara spesifik. Atribusi ditambahkan jika disyaratkan. Jika Anda menemukan sesuatu yang harus diperbaiki dalam artikel ini, silakan hubungi kontak@zywielab.com

 

Lisensi: Lisensi artikel ini adalah Creative Commons Atribusi-NonKomersial-TanpaTurunan (BY-NC-ND): Pencipta diberi kredit dan hanya karya verbatim saja untuk tujuan nonkomersial saja. Untuk lisensi komersial dan edukasi silahkan menghubungi kami di lisensi@zywielab.com

Referensi

Tentang Penulis dan Penyunting

dr. Besthari Anindita Pramitasari
Universitas Indonesia, Dokter
Besthari merupakan dokter umum alumni Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) lulusan tahun 2015 yang memiliki ketertarikan di bidang gizi. Disamping profesinya sebagai dokter, Besthari memiliki ketertarikan sendiri di bidang art & design¸serta entrepreneurship. Besthari telah mengikuti berbagai program dan pelatihan di bidang gizi, art & design, serta entrepreneurship. Saat ini...
Ghina S.F. S.E., M.Sc., Cand.Merc.
Aarhus University, Denmark - Business Strategy, Organization, and Leadership
Tertarik di bidang bisnis dan strategi organisasi membawa Ghina mendapatkan beasiswa penuh untuk gelar Master mulai tahun 2014 dari Aarhus University, Denmark. Sebelumnya Ghina mendapatkan gelar strata satu di tahun 2014 di program bisnis manajemen dari Universitas Bakrie dengan beasiswa penuh. Selain belajar bisnis dan manajemen strategi, Ghina memiliki pengalaman bekerja di bidang komunikasi...
Dipl-Ing Arradi Nur Rizal M.Sc.
Founder, Reviewer, The Science of Gastronomy
Rizal, sebagai pencetus Zywie laboratorium, walaupun memiliki latar belakang di bidang teknik dan bisnis, mempunyai perhatian lebih terhadap pendidikan kesehatan dan gizi di masyarakat. Perhatian ini muncul ketika Rizal sedang mempelajari "The Science of Gastronomy". Sekarang Rizal sedang bekerja di Lund University, Swedia.