Minum Perasan Air Lemon Menyebabkan Maag?

Air Lemon
Dominik Martin
CC0 Public Domain

Maag sering diartikan sebagai gejala yang berasal dari asam lambung, dan asam itu bersifat merusak. Dari pemikiran tersebut, banyak orang yang mengira makanan atau minuman asam dapat menyebabkan gejala maag, benarkah?

 

Lambung Manusia Itu Kuat!

Lambung manusia memiliki tingkat keasaman yang sangat tinggi (pH = 1-3,5) [1].  Tingkat keasaman yang tinggi tersebut memang bisa merusak sel tubuh kita [1]. Namun, struktur lambung kita berbeda dengan struktur saluran pencernaan lainnya. Lambung dilapisi lapisan lendir yang sangat tebal dan memiliki ikatan yang rapat dan kuat [1]. Bentuk lapisan tersebut membuat lambung dapat bertahan di kondisi asam, bahkan dengan tingkat keasaman mencapai >100.000x lipat dibandingkan kondisi normal [1].

 

Lalu, mengapa orang dengan gejala maag sebaiknya menghindari makanan-makanan asam? Gejala maag bisa timbul tanpa adanya luka atau dengan adanya luka pada lambung [2]. Ketika terdapat luka atau peradangan pada lambung, pertahanan lambung terhadap kondisi asam menjadi terganggu, sehingga asam lambung mampu menembus pertahanan lambung dan memperberat kerusakan lambung yang sudah ada [1-2]. Makanan dan minuman asam, seperti perasan air lemon ini dapat menambah kerusakan lambung yang sudah terjadi.

 

Dalam kondisi tidak terdapat luka pada lambung, konsumsi makanan/minuman asam juga sebaiknya dibatasi. Hal ini dikarenakan lambung seseorang dengan gejala maag lebih sensitif terhadap asam [3]. Walaupun hasil penelitian ini masih kontroversial dan belum bisa membuktikan bahwa makanan asam adalah penyebab memberatnya gejala maag, terdapat beberapa studi yang mengujicoba pemberian makanan asam pada orang dengan gejala maag yang tidak disertai luka. Hasilnya menunjukkan perasan air lemon merupakan salah satu jenis minuman yang banyak memperberat gejala maag [4].

 

Jadi, Apakah Minum Perasan Air Lemon Bermasalah?

Lemon memiliki berbagai macam kandungan zat gizi yang bermanfaat untuk tubuh. Kandungan yang paling menonjol pada buah lemon ini adalah kandungan vitamin C-nya yang tinggi. Vitamin C sendiri memiliki peran sebagai antioksidan yang poten sehingga melindungi sel tubuh dari proses oksidasi yang merusak sel tubuh. Selain itu, terdapat beberapa mineral dan zat lainnya yang terkandung dalam lemon, seperti kalium, magnesium, dan flavonoid [5].

 

Jadi, mengapa harus khawatir minum perasan lemon? Buah asam ini tidak merusak lambung, tetapi orang yang memiliki gejala maag memang perlu berhati-hati mengonsumsinya karena berpotensi memperberat gejala yang dirasakan. Jika kamu tidak memiliki masalah lambung, mengonsumsi lemon justru akan melengkapi kebutuhan vitamin dan mineral kamu! Salam sehat!

 

Disclaimer: Artikel yang terkandung dalam situs ini disajikan untuk digunakan sebagai informasi tambahan. Artikel di dalam situs zywielab.com ini tidak dimaksudkan untuk menggantikan perawatan medis profesional atau rekomendasi terhadap suatu individu dari ahli gizi profesional. Artikel yang ada di dalam situs ini tidak dapat digunakan sebagai dasar untuk diagnosis atau pilihan pengobatan. Semua pengobatan yang anda lakukan harus berdasarkan rekomendasi dari dokter dengan pemeriksaan secara langsung. Semua risiko atas penggunaan informasi di website ini sepenuhnya ada pada pembaca. Gambar-gambar dan ilustrasi yang dimuat di dalam website ini adalah gambar public domain kecuali jika diberikan referensi secara spesifik. Atribusi ditambahkan jika disyaratkan. Jika Anda menemukan sesuatu yang harus diperbaiki dalam artikel ini, silakan hubungi kontak@zywielab.com

 

Lisensi: Lisensi artikel ini adalah Creative Commons Atribusi-NonKomersial-TanpaTurunan (BY-NC-ND): Pencipta diberi kredit dan hanya karya verbatim saja untuk tujuan nonkomersial saja. Untuk lisensi komersial dan edukasi silahkan menghubungi kami di lisensi@zywielab.com

Referensi

  1. Natural bioactive compounds of Citrus limon for food and health

Tentang Penulis dan Penyunting

dr. Besthari Anindita Pramitasari
Universitas Indonesia, Dokter
Besthari merupakan dokter umum alumni Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) lulusan tahun 2015 yang memiliki ketertarikan di bidang gizi. Disamping profesinya sebagai dokter, Besthari memiliki ketertarikan sendiri di bidang art & design¸serta entrepreneurship. Besthari telah mengikuti berbagai program dan pelatihan di bidang gizi, art & design, serta entrepreneurship. Saat ini...
Dipl-Ing Arradi Nur Rizal M.Sc.
Founder, Reviewer, The Science of Gastronomy
Rizal, sebagai pencetus Zywie laboratorium, walaupun memiliki latar belakang di bidang teknik dan bisnis, mempunyai perhatian lebih terhadap pendidikan kesehatan dan gizi di masyarakat. Perhatian ini muncul ketika Rizal sedang mempelajari "The Science of Gastronomy". Sekarang Rizal sedang bekerja di Lund University, Swedia.