Selain ASI bayi membutuhkan makanan lain ?

MP-ASI (Makanan Pendamping Air Susu Ibu) merupakan makanan atau minuman yang mengandung zat gizi untuk anak usia 6-24 bulan [1]. Pemberian MP-ASI untuk anak usia 6-24 bulan tidak boleh sembarangan, hal ini akan berdampak pada kesehatan dari Baduta (Bayi Dua Tahun), [2]. Hal lain juga menyebutkan bahwa anak pada usia 2 tahun pertama dengan kasus kekurangan gizi akan berdampak terhadap lambatnya pertumbuhan serta perkembangan fisik dan mentalnya [3].

 

Lalu, bagaimana prinsip yang benar untuk menentukan pola MP-ASI? Prinsip yang benar untuk pola pemberian sesuai dengan usia dari badutanya, karena akan menyangkut status gizi dari Baduta tersebut [3]. Berikut ini dapat dilihat pola pemberian MP-ASI sesuai dengan usia Baduta dalam bentuk tabel dibawah ini [5].

 

Tabel 1. Pola Pemberian MP-ASI

Golongan Usia (bulan)

POLA PEMBERIAN MP-ASI

ASI

Makanan Lumat

Makanan Lunak

Makanan Padat

0-6

 V

     

6-9

 V

 V

   

9-12

 V

 

 V

 

12-24

 V

   

 V

 

Dalam penjelasannya pada Tabel 1, ditekankan bahwa terdapat perbedaan tekstur makanan pada setiap kelompok usia. Untuk usia 6-9 bulan, diberikan makanan lumat seperti bubur bayi. Sedangkan untuk usia 9-12 bulan sudah diperbolehkan mengkonsumsi makanan lunak seperti bubur dicampur daging halus, tahu atau tempe dan sayuran lainnya. Dan untuk usia 12-24 sudah diperbolehkan makan seperti makanan dewasa [5].

 

Lalu bagaimana jika tidak mengikuti pola MP-ASI yang benar? Pola pemberian MP-ASI yang tidak benar akan menyebabkan bayi mengalami gangguan pencernaan dan penyerapan zat-zat gizi [4]. Untuk itu perlu diingatkan kepada ibu-ibu yang memiliki Baduta agar mengikuti pola tersebut, sehingga anak-anak sehat dan zat gizinya terserap dengan baik.Dan ingat, makanan pendamping ASI hanya diberikan jika umur bayi sudah 6 bulan.

Disclaimer: Artikel yang terkandung dalam situs ini disajikan untuk digunakan sebagai informasi tambahan. Artikel di dalam situs zywielab.com ini tidak dimaksudkan untuk menggantikan perawatan medis profesional atau rekomendasi terhadap suatu individu dari ahli gizi profesional. Artikel yang ada di dalam situs ini tidak dapat digunakan sebagai dasar untuk diagnosis atau pilihan pengobatan. Semua pengobatan yang anda lakukan harus berdasarkan rekomendasi dari dokter dengan pemeriksaan secara langsung. Semua risiko atas penggunaan informasi di website ini sepenuhnya ada pada pembaca. Gambar-gambar dan ilustrasi yang dimuat di dalam website ini adalah gambar public domain kecuali jika diberikan referensi secara spesifik. Atribusi ditambahkan jika disyaratkan. Jika Anda menemukan sesuatu yang harus diperbaiki dalam artikel ini, silakan hubungi kontak@zywielab.com

 

Lisensi: Lisensi artikel ini adalah Creative Commons Atribusi-NonKomersial-TanpaTurunan (BY-NC-ND): Pencipta diberi kredit dan hanya karya verbatim saja untuk tujuan nonkomersial saja. Untuk lisensi komersial dan edukasi silahkan menghubungi kami di lisensi@zywielab.com

Referensi

Tentang Penulis dan Penyunting

dipo's picture
Dipo Wicaksono S.K.M. M.K.M
Universitas Indonesia, Gizi Kesehatan Masyarakat, Dosen, Peneliti
Dipo sekarang bekerja sebagai dosen ilmu gizi di salah satu Universitas Swasta di Jakarta. Selain menjadi dosen, Dipo juga sebagai peneliti, baik peneliti di pemerintah maupun di tempat almamaternya di Universitas Indonesia (UI).
rizal's picture
Dipl-Ing Arradi Nur Rizal M.Sc.
Founder, Reviewer, The Science of Gastronomy
Rizal, sebagai pencetus Zywie laboratorium, walaupun memiliki latar belakang di bidang teknik dan bisnis, mempunyai perhatian lebih terhadap pendidikan kesehatan dan gizi di masyarakat. Perhatian ini muncul ketika Rizal sedang mempelajari "The Science of Gastronomy". Sekarang Rizal sedang bekerja di Lund University, Swedia.