Vitamin D itu Super Penting!

Apa yang kamu pikirkan ketika kita berbicara mengenai kesehatan tulang? Umumnya ada dua hal yang terlintas di pikiran banyak orang, yaitu kalsium dan Vitamin D. Ya, dua komponen ini sangat penting untuk hadir dan bekerjasama secara sinergi demi kesehatan tulang kita.

 

Fungsi vitamin D sebenarnya cukup beragam, namun fungsi utamanya adalah mengontrol keseimbangan kalsium di dalam tubuh. Salah satu caranya adalah dengan meningkatkan penyerapan kalsium pada usus halus. Jika ingin meng-analogi-kan, Vitamin D merupakan mobil yang membawa kalsium pada sari-sari makanan dari usus menuju tulang kita. Tanpa Vitamin D, seseorang yang mengkonsumsi makanan berkalsium tinggi tetap memiliki resiko kekurangan kalsium pada tulangnya karena tidak adanya sistem transport tersebut. [1]

 

Sayangnya jumlah sumber makanan yang mengandung Vitamin D tidak terlalu banyak. Oily fish seperti salmon, tuna dan makarel serta telur, hati dan suplemen merupakan sumber Vitamin D. Banyak masyarakat yang mengira bahwa susu secara alami mengandung Vitamin D dengan jumlah yang mencukupi. Namun kenyataannya susu mengandung sangat sedikit Vitamin D. Oleh sebab itu umumnya produsen susu menambah Vitamin D ke dalam produknya (fortified milk or fortified dairy product). Terdapat beberapa produsen makanan yang menambahkan Vitamin D pada produk cereal, orange juice, yogurt, butter dan margarin. [1]

 

Ternyata ada satu hal lagi yang menarik dan penting mengenai vitamin D. Dari sekian banyak jenis vitamin yang bersumber dari makanan, ternyata vitamin D merupakan vitamin yang juga bisa dihasilkan oleh tubuh kita sendiri. Tepatnya dari bagian kulit kamu! Dengan bantuan cahaya ultraviolet (UV) sinar matahari, tubuh kamu mampu merubah salah satu jenis kolesterol yang berkumpul pada kulit menjadi Vitamin D. [1]

 

Kabar baiknya, negara kita dianugerahi cahaya matahari dengan sinar UV sepanjang tahun. Hal ini jauh berbeda dengan negara-negara empat musim yang seringkali minim sinar UV khususnya pada musim dingin. Meskipun begitu, perlu diperhatikan lama waktu diri kita terpapar oleh sinar UV, karena sinar UV pun beresiko menyebabkan kangker kulit [1].

 

Berapa banyak sih vitamin D yang kamu butuhkan? Untuk kamu, baik laki-laki maupun perempuan dengan rentang usia 4 – 70 tahun dan untuk perempuan yang sedang hamil maupun menyusui, jumlah vitamin D yang kamu butuhkan adalah 600 IU (International Unit) per hari. Sedangkan untuk yang berusia 71 tahun ke atas, butuh vitamin D 800 IU per hari. [2]. Sebagai contoh sederhana, 3 ons salmon masak mengandung 447 IU per porsi dan 3 ons tuna mengandung 154 IU per porsinya. Keterangan mengenai jumlah penambahan vitamin D di dalam produk makanan (vitamin D fortification product) dapat kamu lihat pada kemasan produk seperti pada kemasan susu, yogurt, sereal dan margarin. [3]

 

Yuk jangan sia-siakan kalsium yang sudah kamu konsumsi dengan tidak lupa memperhatikan vitamin D untuk tubuh kamu!

Disclaimer: Artikel yang terkandung dalam situs ini disajikan untuk digunakan sebagai informasi tambahan. Artikel di dalam situs zywielab.com ini tidak dimaksudkan untuk menggantikan perawatan medis profesional atau rekomendasi terhadap suatu individu dari ahli gizi profesional. Artikel yang ada di dalam situs ini tidak dapat digunakan sebagai dasar untuk diagnosis atau pilihan pengobatan. Semua pengobatan yang anda lakukan harus berdasarkan rekomendasi dari dokter dengan pemeriksaan secara langsung. Semua risiko atas penggunaan informasi di website ini sepenuhnya ada pada pembaca. Gambar-gambar dan ilustrasi yang dimuat di dalam website ini adalah gambar public domain kecuali jika diberikan referensi secara spesifik. Atribusi ditambahkan jika disyaratkan. Jika Anda menemukan sesuatu yang harus diperbaiki dalam artikel ini, silakan hubungi kontak@zywielab.com

 

Lisensi: Lisensi artikel ini adalah Creative Commons Atribusi-NonKomersial-TanpaTurunan (BY-NC-ND): Pencipta diberi kredit dan hanya karya verbatim saja untuk tujuan nonkomersial saja. Untuk lisensi komersial dan edukasi silahkan menghubungi kami di lisensi@zywielab.com

Referensi

Tentang Penulis dan Penyunting

Afina Nuur F. M. S.Si., M.Sc.
ITB - Mikrobiologi, Lund University - Food Technology and Nutrition
Afina saat ini sedang menjalani masa studi magister di Lund University, Swedia sejak tahun 2014 dengan jurusan Food Technology and Nutrition. Sebelumnya di tahun 2013 ia mendapatkan gelar sarjana pada bidang Mikrobiologi, Institut Teknologi Bandung. Kedua background keilmuan tersebut membuatnya tertarik untuk mempelajari lebih lanjut mengenai proses fermentasi makanan dan food safety.
Dipl-Ing Arradi Nur Rizal M.Sc.
Founder, Reviewer, The Science of Gastronomy
Rizal, sebagai pencetus Zywie laboratorium, walaupun memiliki latar belakang di bidang teknik dan bisnis, mempunyai perhatian lebih terhadap pendidikan kesehatan dan gizi di masyarakat. Perhatian ini muncul ketika Rizal sedang mempelajari "The Science of Gastronomy". Sekarang Rizal sedang bekerja di Lund University, Swedia.